Latest Entries »

KARIKATUR 3

Lagi-lagi karikatur. Ni salah satu temen kampus…..impulsif

DAMAI

Ketika kau sapu sungai yang jernih

Bak mencari kaki pelangi

Sadarkah Kau?

Bahwa kata tak lagi bersua

Usailah ragu Sang Peragu

Tibalah kau di taman nirwana

Di mana duka tak lagi lara,

Di mana bahagia untuk selamanya

SENDIRI

AKU DAN SENJAKU

“ketika engkau duduk dengan anggun

Menyungging senyum di peraduan

Berkisah indah antarkan sang malam

Lantunkan senandung rembulan

Membangun suasana mencari harmoni

Bagai lazuardi di kaki cakrawala

Kau sibak ikal putih di angkasa

Teruslah bernyanyi dan bernyanyi…”

BALADA NEGERI CONGKAK

Lihatlah balada negeri yang congkak

Berteriak serak tentang keadilan

Kibarkan panji ilusi demokrasi

Ciptakan perang demi kedamaian

Di sela tarian kematian

Di sela tanggis kehilangan

Lihatlah balada negeri yang congkak

Pemimpinnya haus akan kuasa

Dengan keringat berlumur minyak,

Dengan wajah sangar,

Dan tawa penuh penuh kelakar

Mengais rezeki di genangan darah

Dan nanah…

Korbankan ribuan nyawa, demi secuil harta

Hahahaha…., Kau anggap itu lucu Tauan?

Tapi tahukah Kau apa yang lebi lucu?

Ketika wajah pendosamua terbenam

Di lumpur pekat mengihtam

Terikat di neraka jahanam

Saat mulutmu ternganga, tak bisa tertawa dan mencela….

DAN SEMUA….

Dan semua tlah berlalu

Bertabur butir pasir

Di pantai terukir

Jejak-jeka yang diam

Seakan sebuah pertanda

Hilang tersapu ombak

Kepak burung lelayu

Hari-hari menari

Hari-hari menanti

Dan semua tlah berlalu

KARIKATUR 2

Lagi doyan nggambar….

KARIKATUR 1

Iseng2 bikin karikatur temen….

AJAL

…Kutunggu kala yang tak pernah kujemput

Lamun kusangga dari sisi, tak kutopang

Diam sambil menatap hidup yang mencibir

Yang juga diam tak beranjak

Hingga aku meninggi dan mendaki

Hingga dia tergelak datar, memaki dan mencaci

Perlahan merasuk nadi

Menyelam di cemas yang mengalir

Ketakutan merayap kian cepat

Udara berdetak melambat

Tak lagi terhisap

Merintih perih, mulut berbuih

Di ujungnya mengejang membayang

Lalu maut menjemput bias waktu segera melupakan

YANG TIGA

Kujelajah seluruh siang malam

Sebelum terangmu datang dan tentram

Kupijak smua lelah, nafas yang patah,

sebelum ku berlari tak tentu arah

Kuraba hari demi hari…sayat isi hati.

Sebelum kubelai lembutmu, terbalut untai kata semu

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.